Monday, October 12, 2015

Jangan Unggah 4 Dokumen Perjalanan Ini Ke Sosmed

Eksis diwaktu traveling di sosmed boleh saja, tapi ada baiknya tak memposting ticket boarding pass pesawat atau semacamnya demi argumen keamanan. Setidaknya ada 4 dokumen traveling yg sebaiknya tak butuh di posting.

Karcis boarding pass sampai paspor memuat info diri yg penting & rentan disalahgunakan. Dihimpun DetikTravel dari beragam sumber, Senin (12/10/2015) berikut 4 dokumen traveling yg baiknya tak usah diposting di sosmed :

1. Boarding pass pesawat

Rata-rata suatu boarding pass pesawat memuat info basic seperti nama kumplit, kode penerbangan, nomer kursi, hingga barcode. Dikala memposting karcis boarding pass pesawat ke sosmed, itu sama saja dgn memberitahukan identitas anda terhadap siapa saja. Cara bisnis tiket pesawat

Bisa Jadi tujuan anda cuma biar orang tahu ke mana anda ingin liburan, namun bukan berarti tak tidak dengan dampak. Dapat saja ada orang tertentu yg menggunakan data boarding pass pesawat anda utk tukar jadwal penerbanganmu, hingga menyalahgunakannya buat maksud tidak baik.

Seandainya benar-benar masihlah mau memposting photo boarding cukup pesawat di sosmed, pastikan anda berikan resiko blur terhadap kabar diri yg krusial seperti nama komplit & barcode ticket.

2. Halaman paspor

Paspor adalah pengganti KTP sekaligus pegangan penting tiap-tiap traveler dikala bepergian. diluar negara, sanggup dikatakan bahwa paspor ialah nyawa penting anda. Walaupun demikian, ada traveler yg senang memposting poto halaman paspor.

Padahal di dalam halaman satu buah paspor, terkandung info diri seperti yg tertera di dalam KTP. Memposting poto diri yg ada di halaman paspor sanggup dibilang sama bahayanya bersama memposting poto KTP ke sosmed.

Seorang bersama niat jelek sanggup memanfaatkan berita yg ada buat laksanakan kriminil, contohnya menipu bersama mengaku yang merupakan anda. Bahaya kan!

3. Halaman visa

Bisa Jadi sadar tak sadar, anda sempat memposting poto halaman visa di sosmed juga sebagai luapan kebahagiaan dikala pulang dari kedutaan. Tetapi tak jauh tidak serupa dgn halaman paspor, halaman visa yg rata rata ditempelkan di dalam paspor serta memuat data diri traveler.

Tidak Cuma itu halaman Visa pula menyertakan lama visa berlaku di negeri maksud. Biarpun rasanya remeh, tetapi berita tersebut serta dapat dipakai oleh orang tertentu. Baiknya cuma menunjukkan isikan visa terhadap orang imigrasi saja. Lebih aman.

4. Bukti transaksi hotel

Terkecuali photo liburan di hotel, kadang traveler memposting poto bukti transaksi hotel tersebut ke sosmed supaya di lihat kawan atau follower. Padahal di dalam bukti transaksi hotel pula ada data diri yg mutlak.

Memposting bukti transaksi hotel mampu mengundang orang utk berbuat jahat, dapat saja dia datang ke hotel yg dapat anda singgahi atas satu buah tujuan. Argumen seperti itulah yg kadang menciptakan traveler malas buat mencantumkan area tempatnya menginap diwaktu liburan.

Sosmed benar-benar menyenangkan & mampu menciptakan eksis. Tapi anda mesti lebih selektif buat pilih apa saja yg mau diposting ke sosmed. Kriminil sanggup berlangsung dikarenakan adanya peluang. Intinya mesti lebih mawas diri. Loket PPOB Chip Sakti

Wednesday, September 2, 2015

Bisnis Tiket Pesawat dan Kereta Api Berpeluang Besar

Bisnis Tiket Pesawat dan Kereta Api Chip Sakti
Bisnis Tiket Pesawat dan Kereta Api - Perkembangan alat transportasi memberikan peluang bisnis baru bagi para pembaca peluang yaitu bisnis tiket pesawat dan kereta api. Bisnis tiket pesawat dan kereta api memiliki peluang yang besar sebab kedua jenis transportasi ini banyak dipilih oleh masyarakat. Kereta api dan pesawat dua alat transportasi yang nyaman dan juga cepat sehingga membuat perjalanan lebih efektif dan efisien bagi para penggunannya. Selain itu harga tiket kedua alat transportasi ini tidaklah mahal sehingga kedua alat transportasi ini menjadi favorite bagi para pengguna alat transportasi umum.
Saat ini Bisnis Tiket Pesawat dan Kereta Api sudah banyak dilakukan oleh para pengusaha yang melihat peluang ini. Buktinya saja sudah banyak pengusaha yang membuka agen ataupun biro perjalanan di berbagai kota di Indonesia. tidak ketinggalan juga para pengusaha di dunia maya ikut meramaikan bisnis yang satu ini dengan menjual tiket pesawat dan kereta api secara online. Ramainya pengusaha yang menjual tiket pesawat secara online ataupun melalui agen dan biro perjalanan tidak membuat bisnis ini tertutup peluangnya. Sebab para pengusaha ini tidak mampu memenuhi tingginya permintaan pasar untuk tiket pesawat dan kereta api khususnya menjelang liburan dan hari-hari besar seperti idul fitri, natal dan tahun baru.
Besarnya peluang usaha ini sangat sayang untuk dilewatkan karena keuntungan yang ditawarkan dari bisnis ini juga lumayan menggiurkan sedangkan biaya modal yang dikeuarkan juga terjangkau bagi kantong para pengusaha pemula. Disini para pengusaha hanya perlu menjalin kerjasama dengan maskapai penerbangan untuk memperoleh tiket pesawat dan juga dengan PT. KAI untuk memperoleh tiket kereta api. Disini juga sangat penting bagi pebisnis pemula untuk mengetahui harga tiket pesawat dan kereta api dipasaran sehingga tidak salah dalam menetapkan harga dan menghindarkan diri dari kerugian. Peluang bisnis tiket pesawat dan kereta api juga dapat dimanfaatkan dengan baik dan pengelolaannya juga tidak sulit sehingga benar-benar cocok bagi para pebisnis yang ingin merintis usahanya. Jadi tertarik mencoba Bisnis Tiket Pesawat dan Kereta Api?
Ingin Tiket Pesawat dan Kereta Api? Bergabung dengan ChipSakti silahkan ikuti langkah berikut:
Ketik : REGSAKTI.NAMA.KECAMATAN.KOTA
Contoh: REGSAKTI.BUANA CELL.CEPU.BLORA
Kirim SMS ke Center Chip Sakti

SMS Center Chip Sakti
  • TELKOMSEL THREE
0812 1939 6411                  0896 3944 9791
0812 1939 6412                  AXIS
0812 8180 2727                  0838 7928 3144
0812 8180 3232                  XL
0812 9693 7778                  0878 8526 2822
0812 9693 7776                  0828 8526 2824
0812 9693 7771                  0878 8963 8735
0877 6677 7713
  • INDOSAT
0857 1922 2336                  0877 6677 7762
0858 1056 5612                  0877 8412 3112
0858 1056 5613                  0877 8412 3111
0858 1056 5614